Wisata Camp Vietnam Batam

Wisata Camp Vietnam Batam0812 9393 9797, Wisata Camp Vietnam Batam

Wisata Camp Vietnam Batam – Jika Anda mengunjungi kota Batam, terutama pulau Galang, tidak salahnya jika mengunjungi camp Vietnam, atau kampung pengungsi eks Vietnam yang ada di pulau tersebut. Di lokasi tersebut Anda akan melihat beberpa lokasi bersejarah tentang para pengungsi perang Vietnam.

Memasuki kawasan camp Vietnam ini, Anda seperti berada di masa yang lalu, karena lokasi ini masih kental dengan nuansa kota Vietnam tempo dulu, yang hingga kini masih tetap dibiarkan begitu saja. Ada beberapa lokasi yang diwarat dengan baik, namun tidak sedikit pula yang dibiarkan begitu saja. Ada beberapa atraksi sejarah yang dapat Anda kunjungi di kawasan ini, antara lain :

  1. Mengunjungi patung Tinhn Han Loai

Ketika Anda berada di dekt pintu masuk camp Vietnam, Anda akan menemukan sebuah patung yang bernama Humanity Statue atau patung kemanusiaan. Patung ini sendiri sengaja didirikan untuk mengenang sebuah kisah tragis seorang wanita  yang bernama Tinhn Han Loai yang mati akibat bunuh diri. Wanita naas tersbut adalah korban perkosaan oleh sesama pengungsi, karena tidak tahan menanggung malu, maka wanita naas tersebut memutuskan untuk bunuh diri.

  1. Monumen perahu

Objek wisata berikutnya yang dapat Anda kunjungi adalah monument perahu. Ini adalah perahu yang digunakan olah para mengungsi untuk sampai ke pulau Galang Indonesia. Ukuran perahu tersebut memang tidak terlalu besar, namun perahu tersebut sanggup menampung sekitar 100 orang.

Sebenarnya perahu tersebut pernah ditenggelamkan oleh para pengungsi, sebagai bentuk protes. Terhadap pemerintah Indonesia yang ingin memulangkan para pengungsi tersebut. Namun kini perahu tersebut telah diangkat kembali dan direnovasi ulang. Beberapa perahu masih dalam kondisi baik, namun yang lainnya keropos dimakan oleh usia. Walaupun demikian, Anda tetap dapat menikmati bagaimana perjuangan masyarakat Vietnam untuk memperoleh kebebasan.

  1. Pemakanan Nghia-Trang galang

Seperti namanya, ini adalah komplek pemakanan bagi para pengungsi Vietnam di pulau Galang. Total jumlah kuburan yang ada di lokasi ini sekitar 503 buah, kebanyakan pengungsi yang meninggal, adalah akibat penyakit atau wabah yang dibawa.

Dilihat dari kondisinya, kebanyakan makam sudah tidak terawat, hanya ada beberapa makam yang masih terawat, karena masih dikunjungi oleh kerabat yang masih hidup. Apabila Anda memasuki komplek pemakanan, Anda akan disuguhkan dengan sebuah tulisan menggunakan 4 bahasa. Isinya kurang lebih mengatakan tentang kekejaman perang dan para pengungsi yang meninggal karenanya.

  1. Museum Camp Vietnam

Di lokasi ini, Anda juga akan menemukan sebuah museum yang didalamnya terdapat foto dan barang peninggalan para pengungsi yang pernah tinggal di camp tersebut. Salah satu koleki yang harus Anda lihat adalah koleksi foto dari 100 wajah para pengungsi camp Sinam di pulau Galang

  1. Vihara Quan Am Tu

Lokasi berikutnya yang dapat Anda kunjungi  di camp ini adalah Vihara Quan Am Tu. Ini adalah salah satu tempat peribadaan yang didirikan di camp tersebut. Lokasi kuil tersebut berada di atas bukit, kuil yang diresmikan tahun 1979 ini diprakarsai oleh seorang Maha guru Sek Chong Sen yang berasal dari Tanjung Pinang, dan juga para biksu yang berasal dari Vietnam. Ini adalah salah satu saksi hidup dari perjuangan masyarakat Vietnam yang bertahan hidup di lokasi tersebut.

Di bagian depan kuil, Anda akan menemukan sebuah patung Dewi Guang Shi Pu Sha, yang dipercaya akan mempermudah jodoh, serta kehamonisan dalam rumah tangga.

Sebenarnya selain vihara ini, ada beberapa tempat peribadatan lainnya di lokasi tersebut, seperti Gereja Katholik Nha Tho Duc Vo Nhiem,  gereja Protestan, dan juga Mushola. Namun tempat peribadatan tersebut kini sudah tidak dipergunakan lagi, yang tersisa hanyalah bangunan kusam, atau bahkan cenderung runtuh. Hanya vihara ini yang masih tetap berdiri tegak, karena masih terjaga dan dirawat.

  1. Rumah sakit dan penjara

Selain bangunan-bangunan tersebut, ada juga bangunan rumah sakit dan juga penjara. Bangunan-bangunan tersebut kini sudah tidak berpenghuni dan tidak terawat, itu sebabnya beberapa bangunan sudah mulai hancur, dan terkesan angker.

Bangunan penjara sendiri dahulu digunakan untuk menahan para pengungsi yang melakukan tindak kejahatan.

Contact: 0812 9393 9797

Website: http://www.indowalk.com

Office   : Menara Palma, Kuningan JAKSEL